www.mutmainah.forumotions.com

Forum Diskusi & Informasi Pengajian VCM
 
IndeksIndeks  PortalPortal  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  Keluarga VCMKeluarga VCM  

Share | 
 

 Indra Setiawan: Pollycarpus Orang yang Dipercaya BIN

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 63
Join date : 20.01.08

PostSubyek: Indra Setiawan: Pollycarpus Orang yang Dipercaya BIN   Sun Jan 20, 2008 10:22 pm

Indra Setiawan: Pollycarpus Orang yang Dipercaya BIN

[JAKARTA]Suara Pembaruan
Mantan Direktur Utama PT Garuda Indra Setiawan kembali menegaskan bahwa penempatan Pollycarpus Budiharto Priyanto sebagai corporate security di Unit Aviation Security Garuda didasarkan atas permintaan Badan Intelijen Negara (BIN).

Surat BIN yang diserahkan langsung Pollycarpus kepadanya di Restoran Bengawan di Hotel Sahid, semakin menguatkan dugaannya bahwa pilot senior Garuda itu adalah orang yang dipercaya BIN.

"Saya tidak tahu apakah dia bagian dari BIN.Tapi saya tahu bahwa dia ada hubungan dengan BIN. Pada waktu terima surat dari BIN, saya sempat menanyakan pada Pollycarpus tentang permintaan dari BIN itu. Pollycarpus menjawab, tugas itu sebagaimana selama ini saya sering membantu tugas di corporate security. Saat itu, saya tidak curiga dan hanya berpikir Polly sedang menjalankan tugas negara. Saya yakin bahwa Pollycarpus merupakan orang yang dipercaya BIN, " kata Indra saat diperiksa sebagai terdakwa dalam persidangan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (18/1).

Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Heru Pramono, Indra menuturkan surat BIN yang dibawa Pollycarpus merupakan surat resmi karena ada kop BIN, nomor dan tanggal serta ditandatangani Wakil Kepala BIN M A'sad. Surat itu ditembuskan juga ke Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Namun dia mengaku surat itu hilang pada Jumat 31 Desember 2004 di halaman parkir Hotel Sahid saat dirinya salat Jumat.

Dalam sidang, Indra juga mengakui bahwa rekaman pembicaraannya dengan Pollycarpus adalah terkait surat BIN yang ditembuskan ke Menteri Negara BUMN itu. Rekaman pembicaraan lewat telepon tersebut pernah diperdengarkan saat peninjauan kembali (PK) terhadap Pollycarpus. Sebelumnya, saat menjadi saksi dalam perkara Pollycarpus, Indra tidak pernah mengungkapkan surat dari BIN itu. Surat itu diketahui saat Indra memberi kesaksian kepada penyidik untuk perkaranya. Namun tidak dijelaskan mengapa hal itu baru diungkap belakangan.

Selanjutnya, Indra mengatakan dirinya pernah berkunjung ke kantor BIN. Hal ini dilakukannya untuk berkenalan dengan orang BIN yang menandatangani surat penugasan Pollycarpus.

"Itu sekitar bulan Oktober atau November 2004. Saya datang ke sana di sebuah ruangan bertemu dengan seseorang, mengobrol, sambil menunggu Pak As'ad (Waka BIN). Dan belakangan saya baru tahu orang itu Pak Muchdi PR (mantan Deputi V BIN)," paparnya. Dalam pertemuan yang difasilitasi Pollycarpus itu, kata Indra, mereka sama sekali tidak membicarakan masalah kematian Munir di pesawat Garuda.

Lazim

Sementara itu, mantan Menteri Keuangan Rizal Ramli mengatakan penempatan personel BIN di BUMN merupakan hal yang sangat lazim dan tak mungkin ditolak.

"Sering pula beberapa pejabat direkrut menjadi anggota BIN untuk menangani hal penting dan serius," katanya saat menjadi saksi meringankan bagi Indra Setiawan.

Menurut dia, sangat mungkin bila pejabat BUMN menerima surat dari BIN. Dia pun bisa jadi tidak pernah tahu soal operasi intelijen yang dilakukan di perusahaan yang dipimpinnya.

Seorang direktur utama BUMN yang dimintai bantuan BIN, kata Rizal, berwenang melaksanakan permintaan itu tanpa harus lapor kepada menteri. Pejabat negara, kata dia, tidak mungkin menolak permintaan instansi negara lainnya.

"Bisa repot kalau ditolak. Apalagi dari kepala BIN yang kedudukannya setingkat menteri," ujar Rizal yang mengaku pernah ditawari menjadi penasihat ekonomi BIN secara rahasia. Pada kesempatan itu, Rizal yang merupakan kolega Indra semasa sama-sama masih kuliah menyatakan bahwa tidak mungkin rekannya tersebut membunuh Munir. "Saya tahu persis karakternya. Membunuh tikus pun dia tak akan tega," imbuhnya.

Seperti diketahui, Indra didakwa membantu pembunuhan berencana terhadap Munir karena mengeluarkan surat penugasan untuk Pollycarpus Budihari Priyanto di Unit Aviation Security Garuda. [M-17]
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://mutmainah.forumotions.net
 
Indra Setiawan: Pollycarpus Orang yang Dipercaya BIN
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Karyawan yang Humoris Disenangi di Tempat Kerja
» Orang-orang yang Memiliki Mata Paling Aneh Sedunia
» 20 Persen Perempuan Hamil Saat Pertama Kali Bercinta
» 10 Resiko dan Kerugian Akibat Sering Begadang/Kurang Tidur
» Orang-orang Tak di Kenal

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
www.mutmainah.forumotions.com :: BERITA :: Jabodetabek, Nasional & Internasional-
Navigasi: